Pentingnya Mental Health bagi generasi Z

 

Di zaman sekarang ini, kesehatan mental masih sangat tabu untuk dibahas, banyak sekali orang yang masih belum mengerti mengenai pentingnya kesehatan mental bagi diri sendiri, padahal kesehatan mental sangat penting bagi diri kita. Kita bukan hanya perlu sehat secara fisik, melainkan mental juga harus dijaga. Kita bisa menggunakan pikiran kita secara rasional terus dapat menyumbangkan pikiran positif kita kepada orang lain,mengembangkan potensi kita secara maksimal, serta menghadapi tantangan hidup yang datang, dan selalu berpikiran positif kepada orang lain. Pengertian mental health / kesehatan mental menurut WHO adalah kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya. Mengenali potensi diri kita bukan hanya mengetahui diri kita tetapi juga mengenali apa yang kurang pada diri kita, mengenali apa yang kita bisa lakukan, apa yang kita tidak bisa lakukan sehingga kita butuh bantuan orang lain. Cara mengetahui potensi diri kita yaitu meluangkan waktu 15 menit setiap hari untuk merenungkan potensi diri kita, untuk mengetahui jati diri kita sebenarnya kemudian mencoba hal baru, bergaul dengan orang baru dalam hal positif,mengikuti kegiatan positif. Setiap hari kita pasti bertemu dengan sesuatu atau seseorang yang menekan kita. Itulah yang bisa menurunkan kesehatan mental kita. Bisa dikatakan bahwa sehat mental yaitu ketika ada tekanan yang datang pada diri kita kemudian kita mampu meresponnya dengan positif dan adaptif. Yang terpenting adalah kita bisa meregulasi emosi kita agar mental kita tidak terganggu.

Dikatakan produktif apakah harus selalu menghasilkan sesuatu secara fisik? Padahal itu salah, produktif bisa berarti bahwa kita bisa melihat sesuatu dengan sudut pandang yang baru dan positif karena kita mempunyai sesuatu yang bisa memperluas mindset atau pola pikir kita agar kita tidak mudah menjudge diri kita. Biasanya orang selalu menganggap bahwa berkontribusi harus dalam skala besar, padahal berkontribusi bisa kita terapkan kepada orang orang terdekat kita, kita bisa memberikan inspirasi positif, kita bisa bertukar pikiran, dan kita bisa bermanfaat bagi orang lain terutama orang terdekat kita itu sudah bisa dianggap kita punya kontribusi untuk orang lain. Sehat mental bisa ditandai dengan sehat fisik, mental spiritual, sosial. Kemudian ketika kita bisa terhubung dengan baik dengan Tuhan, kita bisa menjalankan funsgi ibadah dengan baik, mampu memiliki spiritualitas yg baik, itu sudah bisa dikatakan mental kita sehat.

Jika mental tidak sehat akan menimbulkan gangguan jiwa. Berdasarkan riset kesehatan dasar yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, angka prevalensi gangguan jiwa di Indonesia, meningkat secara signifikan dari 1,7% di 2013 menjadi 7% di 2018. Berbagai faktor bisa jadi pemicu meningkatnya masalah mental seperti pekerjaan, hubungan dengan keluarga atau pasangan, serta ujian hidup yang semakin besar. Menurut survey yang dilakukan oleh World Health Organization atau WHO, sekitar 20 persen anak-anak dan remaja di dunia mengalami gangguan dan permasalahan mental. Dan lebih dari 800.000 orang setiap tahunnya mati karena bunuh diri. Bunuh diri sendiri menjadi penyebab terbesar ke-2 kematian yang terjadi pada usia 15-29 tahun.

Hal yang bisa dilakukan untuk bisa menjaga kesehatan mental kita adalah :

1.      Lakukan kegemaran yang positif seperti olahraga, main musik, baca buku, dll.

2.      Membaca berita yang positif sehingga bisa meningkatkan semangat yang ada pada diri kita

3.      Mencoba hal baru, seperti memasak sesuatu yang belum pernah sebelumnya, berolahraga dalam rumah, dll.

4.      Bergaul dengan orang yang tepat, secara tidak langsung pergaulan yang tepat bisa membuat mental kita sehat karena mereka bisa memberikan aura positif kepada kita dan bisa selalu memberi semangat kepada diri kita.

 

Begitu pentingnya menjaga kesehatan mental untuk diri sendiri dan orang lain, dari situ kita bisa memahami bahwa mencintai diri sendiri dan bisa menghargai kekurangan dan masalah dalam diri sendiri. Karena sekarang ini masih sangat banyak orang yang masih menganggap remeh mengenai masalah yang menganggu pikiran dan mentalnya, padahal hal tersebut harus mendapat perhatian khusus agar tidak menganggu kesehatan mental kita.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ACCEPT AND LOVE YOURSELF